Dukung Penerapan PM-AAS, BRMP Sulsel Melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas ASN di Kab. Gowa
Gowa (03 September 2026). Dalam rangka mendukung pelaksanaan program ICARE BRMP Sulawesi Selatan TA. 2026, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas ASN Mendukung Penerapan Metode PM-AAS pada Tanggal 02 - 03 September 2026 yang dilaksanakan di Aula Syeh Yusuf Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku Kab. Gowa. Hadir pada acara ini Kepala BRMP Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Gowa, Plt. Kabid Tanaman Pangan, Katimker Penyuluh Kab. Gowa serta Penyuluh pertanian Kab. Gowa sebanyak 50 orang sebagai peserta pelatihan. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya penyuluh ASN dalam penerapan PM-AAS di Kab. Gowa.
Acara diawali dengan sambutan Kepala BRMP Sulsel yang mengatakan bahwa kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas penyuluh ASN program ICARE menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pendampingan petani dalam penerapan teknologi PM AAS dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Pelaksanaan PM-AAS merupakan salah satu langkah terobosan Kementerian Pertanian dalam peningkatan produktivitas padi. Diharapkan penerapan PM-AAS di Gowa dapat dimaksimalkan dan mencapai hasil 10 ton/ha.
Acara dibuka resmi oleh Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Gowa Zubair Usman, S.STP, M.Si yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas ASN di Kab. Gowa bahwa pelatihan ini dapat membangun komitmen kita bersama untuk meningkatkan penerapan pertanian PM-AAS. Juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendukung keberhasilan penerapan implementasi PM-AAS di Kab. Gowa. Realisasi luas pertanaman PM-AAS di Kab. Gowa telah mencapai 770 ha dari target 5.000 ha hingga Desember 2026. Kadis TPH Gowa optimis dapat mencapai target luas tanam PM-AAS.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber kompeten yaitu :
1. Teknologi budidaya padi dengan metode PM-AAS oleh Plt. Kabid Tanaman Pangan Muh. Ilyas Nurhan, SP berupa Teori dan Praktek pada hari pertama.
2. Pengenalan dan Pengendalian OPT Padi termasuk OPT Karantina oleh Safaruddin, SP., MP POPT Ahli Madya dari UPT Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulsel berupa teori dan praktek pada hari kedua.
Melalui pelatihan ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas ASN khususnya penyuluh pertanian untuk menerapkan Metode PM AAS dalam mendampingi petani agar mampu mengimplementasikan praktek pertanian PM-AAS yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian produktivitas, kualitas dan daya saing komoditas padi di Kab. Gowa terus meningkat.
(HH, KF)